Privasi Klien

Kebijakan privasi dan perlindungan informasi klien.

Kebijakan ini menjelaskan bagaimana informasi konsultasi, data teknis website, dan materi awal kasus dikelola dengan prinsip minimum necessary, need-to-know, dan kontrol pengungkapan.

Kebijakan Privasi JasaDetektif.com

Layanan investigasi sering menyangkut keluarga, relasi, aset, reputasi, bisnis, dan data pribadi. Karena itu, privasi bukan sekadar kalimat formal; privasi adalah cara kerja. Kami mendorong calon klien memulai dari ringkasan kasus yang terbatas, bukan pengiriman data mentah secara berlebihan.

Data yang cukup untuk konsultasi awal

Informasi awal yang ideal adalah jenis kasus, kota atau area umum, kronologi singkat, tujuan verifikasi, dan bukti awal yang diperoleh secara sah. Nama lengkap, alamat detail, dokumen sensitif, nomor identitas, password, OTP, dan akses akun tidak diperlukan sebelum ruang lingkup jelas.

Data yang tidak boleh dikirim sembarangan

Jangan mengirim password, kode OTP, akses email, akses WhatsApp, data kartu bank, rekaman ilegal, dokumen identitas pihak ketiga yang tidak relevan, atau file yang diperoleh dengan cara melanggar hukum. Jika data sensitif diperlukan, format dan batas pengirimannya harus disepakati terlebih dahulu.

Penggunaan informasi

Informasi digunakan untuk memahami konteks, menilai legalitas permintaan, membuat estimasi, menyusun pertanyaan verifikasi, menentukan risiko, dan menyiapkan laporan jika pekerjaan dilanjutkan. Informasi tidak dijual, dipublikasikan, atau digunakan sebagai materi promosi tanpa persetujuan tertulis.

Akses internal terbatas

Data kasus dibatasi berdasarkan kebutuhan kerja. Tidak semua orang perlu mengetahui seluruh kronologi. Tim hanya menerima bagian informasi yang relevan untuk scope, analisis, verifikasi, administrasi, atau penyusunan laporan.

Komunikasi dan kanal

Komunikasi awal dapat dilakukan melalui WhatsApp atau kanal kontak yang tersedia. Untuk menjaga privasi, hindari mengirim data sensitif di grup terbuka, perangkat milik orang lain, jaringan publik yang tidak aman, atau akun yang dapat diakses pihak ketiga.

Data teknis website

Website dapat mencatat data teknis seperti halaman yang dibuka, waktu akses, perangkat, browser, dan event umum untuk keamanan, perbaikan performa, dan evaluasi konten. Data teknis tidak dimaksudkan untuk menyimpan isi kasus secara panjang.

Retensi dan penghapusan

Data kerja disimpan sejauh dibutuhkan untuk konsultasi, administrasi, keamanan, dan penyelesaian layanan. Setelah kebutuhan selesai, data dapat dibatasi, dirapikan, atau dihapus sesuai kelayakan teknis dan kewajiban yang relevan.

Permintaan klien

Klien dapat meminta klarifikasi mengenai data yang pernah dikirim, pembatasan komunikasi, koreksi informasi, atau penghapusan data operasional tertentu sepanjang tidak bertentangan dengan kebutuhan administrasi, keamanan, atau kewajiban hukum.

Prinsip perlindungan informasi

Prinsip ini diterapkan agar calon klien dapat berkonsultasi tanpa membuka lebih banyak data daripada yang dibutuhkan.

Controlled disclosure

Data dibuka bertahap sesuai kebutuhan scope, bukan dikirim sekaligus tanpa penilaian.

Need-to-know

Informasi hanya diberikan kepada pihak internal yang relevan untuk pekerjaan.

Legal-first

Data yang diperoleh dengan cara ilegal tidak dijadikan dasar layanan.

Catatan kesiapan produksi

Halaman ini ditulis untuk kebutuhan publik dan operasional: membantu calon klien memahami batas layanan sebelum menghubungi tim, sekaligus mencegah permintaan yang terlalu luas, berisiko, atau tidak sah. Bahasa yang digunakan sengaja tidak menjanjikan hasil tertentu agar komunikasi tetap akurat.

Pertanyaan privasi

Apakah saya harus mengirim semua bukti di awal?

Tidak. Kirim ringkasan dan jenis bukti terlebih dahulu. Detail sensitif hanya dibahas jika ruang lingkup sudah jelas.

Apakah data kasus dipakai untuk konten?

Tidak. Studi kasus publik harus dianonimkan dan tidak memakai identitas atau bukti asli klien tanpa izin.

Bagaimana jika saya ingin menghapus data?

Sampaikan permintaan penghapusan atau pembatasan data melalui kanal komunikasi yang digunakan. Permintaan akan ditinjau sesuai kebutuhan administrasi, keamanan, dan kewajiban yang relevan.

Mulai konsultasi tanpa membuka data berlebihan.

Kirim ringkasan kasus yang aman: jenis kasus, kota, tujuan verifikasi, dan bukti awal yang diperoleh secara sah.